Pengetahuan Tentang Batu Alam

 Batu Alam1.PENGERTIAN BATU ALAM

Batu alam adalah : semua bahan yang menyusun kerak bumi dan merupakan suatu agregat mineral-mineral yang telah mengeras akibat proses secara alami seperti, membeku, pelapukan, mengendap dan adanya proses kimia.
Unsur-unsur yang membentuk batuan yang merupakan lapisan (kerak) luar bumi :
– Oksigen (O2) : 49,4 %
– Silisium (Si) : 25,4 %
– Aluminium (Al) : 7,5 %
– Besi ( Fe ) : 4,7 %
– Kalsium (Ca) : 3,4 %
– Natrium (Na) : 2,6 %
– Kalium (K) : 2,4 %
– Magnesium (Mg) : 2,0 %

2.SEJARAH PENGGUNAAN BATU ALAM

Orang Mesir kuno adalah peradaban pertama yang membuat, mengolah dan membangun dengan batu alam. Mereka membangun sebagian besar monumen mereka dari granit dan batu kapur. Salah satu menumen tersebut adalah  The Great Pyramid of Cheops yang dibangun dari blok batu kapur besar sekitar 2560 SM.
Selanjutnya bangsa Yunani juga menggunakan batu alam dalam pembangunan kuil. Mereka membangun Kuil Artemis dengan bahan batu marmer. Bukan hanya kuil Artemis, bangsa yunani juga memangun berbagai monumen menggunakan marmer, seperti parthenon, Theseum, dan kuil Zeus.
Penggunaan batu alam juga dapat dilihat dari peninggalan suku maya. mereka menggunakan batu alam dalam membangun kuil, monumen dan patung. Dari peninggalan-peninggalan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan batu alam telah dimulai jauh sebelum masehi.

3. SIKLUS TERBENTUKNYA BATU ALAM

4. JENIS JENIS BATUAN ALAM

* MENURUT PROSES KEJADIANNYA :

A. Batuan Beku
Batuan Beku, adalah batuan alam  yang terjadi karena magma yang berasal dari inti bumi  mendapat tekanan dalam  keadaan panas sekali dan keluar dalam bentuk cair ke permukaan bumi. Karena pengaruh udara dingin, cairan ini membeku menjadi batu. Batuan ini biasanya berupa batu gunung yang massif dan tebal lapisannya. Contoh batuan beku adalah : obsidian, perlit, Andesit, basalt, dll.

B. Batuan Sedimen
Batuan Sedimen (batuan lapisan/endapan), yaitu  batuan yang terbentuk karena  pengerasan, pengaruh cuaca, terbawa arus sungai kemudian
terendapkan pada dasar sungai, danau atau laut. Contoh batuan sedimen adalah :
kapur (batu gamping), batu bara, batu karang, dll.

C. Batuan Metamorf
Batuan metamorf ( batuan alihan/batuan ubahan), yaitu batuan
sediment yang terkena pengaruh panas dan tekanan yang cukup Besar sehingga terjadi perubahan pada bentuk dan komposisi. Contoh batuan metamorf adalah : batu bara menjadi intan, batu
marmer, batu sabak, antrasit, dll.

D. Batuan Robohan
Batuan Robohan, yaitu semacam batuan lapisan yang terdiri dari
bermacam mineral kontak. Contoh : pasir, kerikil, batu kali, batu  cadas, batu paras, dll.

* MENURUT PENGGUNAANYA DALAM BANGUNAN :

A.  Batu Gamping (termasuk batuan sedimen)
– Secara kimia batu gamping terdiri atas kalsium karbonat  (CaCO3).   Selain kalsium karbonat, di alam juga sering dijumpai  batu gamping yang   mengandung magnesium.
– Batu gamping ada yang bersifat padat, keras dan massif. Ada  juga batu gamping yang bersifat porous.
– Pada umumnya  deposit batu gamping ditemukan dalam bentuk  bukit. Oleh sebab itu teknik penambangannya dilakukan dalam  bentuk tambang terbuka.
– Batu gamping yang dikalsinasi ( dipanaskan pada suhu 600°C  –  900°C) akan menjadi kapur tohor dan kapur padam. Kapur ini  digunakan sebagai bahan perekat hidrolis pada adukan/spesi.  Batu gamping juga merupakan bahan baku pembuatan semen  Portland.

B.  Dolomit
– Terjadi karena proses peresapan unsure magnesium dari air laut ke dalam batu gamping
– Berfungsi seperti batu gamping.

C.  Marmer
– Merupakan hasil metamorfose dari batu gamping.
– Bersifat tahan terhadap cuaca, mudah dikerjakan, tidak tahan asam.
– Digunakan untuk pelapis dinding  dan lantai

D.  Gipsum
– Ditemukan dalam bentuk lembaran pipih, kristal, serabut di daerah batu gamping.
– Gipsum hasil penambangan diolah dengan cara dipanaskan sehingga berbentuk tepung gips.
– Digunakan untuk bahan tambah semen portlad, untuk plafond dan partisi.

E. Tras
– Disebut juga sebagai posolan, terbentuk dari batuan vulkanik yang banyak mengandung feldspar dan silika seperti andesit dan granit yang telah mengalami pelapukan lanjut. Akibat proses pelapukan feldspar akan berubah menjadi mineral lempung/kaolin dan senyawa silika amorf.
– Bila dicampur dengan kapur tohor dan air akan mempunyai sifat seperti semen.
– Digunakan sebagai bahan pengikat pada adukan, tras dapat dicetak untuk membuat batako.

F. Batu Andesit dan Basalt
– Merupakan jenis batuan beku luar (hasil pembekuan magma di permukaan bumi).
– Bersifat massif, keras, tahan terhadap hujan, mempunyai berat jenis 2,3-2,7, kuat tekan 600 – 2400 kg/cm2.
– Digunakan untuk pondasi, penutup lantai, dinding. Apabila dipecah/dihancurkan dengan palu atau crusher dengan ukuran tertentu menjadi batu pecah (kerikil) dan pasir yang digunakan untuk bahan campuran beton dan  jalan.

G.  pasir gunung api
– Merupakan bahan lepas berbentuk butiran pasir yang dihasilkan pada saat gunung api meletus. Pada saat turun hujan di puncak gunung, maka tupukan pasir akan lonsor terbawa air ke sungai.
– Digunakan sebagai bahan pengisi pada campuran beton, adukan, dll.

H.  Granit dan Diorit.
– Merupkan batuan beku dalam yang terjadi dari proses pembekuan magma di dalam kulit bumi.
– Bersifat keras, tahan cuaca dan asam, sukar dikerjakan, mempunyaikuat tekan 1000 – 2500 kg/cm, dengan berat jenis 2,6 – 2,7.
– Digunakan untuk pelapis dinding dan lantai.

6. SIFAT-SIFAT FISIK BATU ALAM DAN PENGUJIANNYA

A. Sifat Fisik batu alam untuk bangunan
– Mempunyai kuat tekan dan kuat lentur yang tinggi
– Keras dan tidak mudah hancur
– Daya serap air relative kecil
– Tahan terhadap pengaruh cuaca
– Tahan terhadap keausan

B. Pengujian Batu Alam, meliputi :
– Analisa Petrografi, analisa batuan secara mikroskopis untuk mengetahui jenis, tekstur, struktur komposisi mineral dan nama batuan.
– Analisa kimia, analisa batuan secara kimia untuk mengetahui komposisi kimia batuan.
– Analisa defraktometer sinar X, digunakan pada batuan yang berbutir sangat halus seperti tanah liat untuk mengetahui unsur kimianya.
– Analisa besar butir, dilakukan dengan cara diayak menggunakan ayakan berjenjang yang mempunyai ukuran tertentu.
– Analisa berat jenis (bulk density), dilakukan dengan cara : batuan dipanaskan dalam oven pada suhu 100°C selama 24 jam, kemudian   di dinginkan pada  suhu kamar. Batuan ditimbang beratnya dan diukur volumenya.
– Berat jenis batuan diperoleh dengan membagi berat dengan volume.
– Pengujian Daya serap air pada batuan.
– Pengujian ketahanan  batuan terhadap pelapukan.
– Pengujian ketahanan batuan terhadap keausan.
– Pengujian Kuat Tekan Bebas. Untuk mencegah kerusakan konstruksi akibat beban yang bekerja, maka agregat harus cukup kuat menahan tekanan. Kuat tekan batuan adalah kemampuan batuan dalam menahan beban yang diberikan sehingga batuan tersebut pertama kali mengalami deformasi.

Baca juga Harga Batu Alam Terbaru 2016
source:
– http://batualam.asia/artikel-batu-alam
– http://arifsanjaya06.blogspot.com/

 

Tag #macam macam jenis batu,batu alam untuk pilar rumah,model taman batu alam,batu alam teras,pasangan batu alam rumah minimalis,batu alam bali,batu sikat bali,motif batu sikat minimalis,batu mulia akik,jual batu alam surabaya,batu candi untuk dinding,desain taman dengan batu alam,cara pasang batu alam,manfaat batu granit,batu alam cirebon,eksterior rumah dengan batu alam,jual batu alam jakarta,desain taman batu alam,foto rumah batu,taman dengan batu alam,jenis dinding rumah,batu akik asli indonesia,harga batu dinding,variasi batu alam untuk dinding,ruang tamu dengan batu alam,harga batu alam untuk dinding per meter,harga ornamen batu alam,desain rumah minimalis batu alam,rumah minimalis pake batu alam,gambar pagar rumah batu alam,motif carport batu sikat,batu alam pagar rumah,harga batu candi,nama nama batu alam,batu alam andesit susun sirih,gambar motif batu sikat,harga dinding batu alam,batu alam untuk taman minimalis,gambar motif batu alam,harga batu alam susun sirih,gambar gambar batu alam,model pagar batu alam rumah minimalis,model batu alam untuk pagar,eksterior rumah batu alam,batu alam ukir,teras rumah minimalis dengan batu alam,design batu alam,desain batu alam rumah minimalis,interior batu alam rumah minimalis,taman dari batu alam,jenis batu alam dan harganya,batu alam depan rumah,dinding pagar batu alam,harga akik,design batu sikat,model pagar batu,harga batu alam untuk rumah,granit untuk kitchen set,jual batu alam dinding,harga batu alam murah,foto taman batu alam,tiang rumah batu alam,keramik dinding batu alam,batu alam untuk pagar rumah minimalis,ruang tamu batu alam,rumah dengan ornamen batu alam,hiasan batu alam pada dinding,jenis batu mahal,dinding batu alam andesit,batu alam pagar minimalis,batu ornamen,harga batu untuk taman,model taman dinding,motif batu alam untuk teras,jual batu alam minimalis,harga granit untuk kitchen set,gambar dinding batu alam,bisnis batu,lantai taman batu alam,kitchen set granit,contoh pagar rumah batu alam,gambar rumah batu alam,granit kitchen set,jenis batu andesit,cara pasang batu sikat,motif batu alam untuk pagar,dekorasi dinding batu alam,batu sikat motif,harga batu templek,jual batu koral murah,rumah nuansa batu alam,batu2 akik,air mancur dinding batu alam,batu untuk dinding,harga batu alam lantai,model rumah pakai batu alam.

Bagikan:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *